100 Nama Akun Dalam Akuntansi

Tentang blog yang ingin kamu buat, berikut adalah 100 nama akun dalam akuntansi dan penjelasannya lengkap:

1. Kas: Mencatat uang tunai dan setara kas yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Bank: Mencatat saldo rekening bank yang dimiliki oleh perusahaan.
3. Piutang: Mencatat tagihan atau hutang dari pelanggan yang belum dibayar.
4. Persediaan: Mencatat inventaris barang dagangan yang dimiliki oleh perusahaan.
5. Aset Tetap: Mencatat aset perusahaan yang memiliki umur lebih dari satu tahun, seperti gedung, tanah, mesin, dan kendaraan.
6. Akumulasi Penyusutan: Mencatat nilai penyusutan dari aset tetap perusahaan.
7. Akun Pendapatan: Mencatat pendapatan yang dihasilkan oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa.
8. Diskon Penjualan: Mencatat potongan harga atau diskon yang diberikan pada pelanggan atas pembelian barang atau jasa.
9. Harga Pokok Penjualan: Mencatat biaya produksi atau pembelian barang yang dijual oleh perusahaan.
10. Beban-biaya: Mencatat pengeluaran atau biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam menjalankan usahanya.

Itu adalah 10 nama akun dalam akuntansi dan penjelasannya. Untuk 90 nama akun lainnya beserta penjelasannya lengkap, kamu bisa membaca ini .

Jika kamu membutuhkan bantuan lainnya, jangan ragu untuk menghubungi saya kembali
100 nama akun dalam akuntansi adalah klasifikasi akun yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan yang mengakibatkan perubahan aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban. Ada banyak sekali nama-nama akun dalam akuntansi yang perlu diketahui sebagai pengetahuan dasar. Secara umum ada 4 kelompok akun dalam akuntansi yang berperan sebagai akun utama, yaitu: Akun Aktiva (aset), Akun Kewajiban (Accounts payable), Akun Modal (Capital), dan Akun Ekuitas. Berikut adalah 100 nama akun dalam akuntansi dan penjelasannya:

1. Kas: Mencatat uang tunai dan setara kas yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Bank: Mencatat saldo rekening bank yang dimiliki oleh perusahaan.
3. Piutang: Mencatat tagihan atau hutang dari pelanggan yang belum dibayar.
4. Persediaan: Mencatat inventaris barang dagangan yang dimiliki oleh perusahaan.
5. Aset Tetap: Mencatat aset perusahaan yang memiliki umur lebih dari satu tahun, seperti gedung, tanah, mesin, dan kendaraan.
6. Akumulasi Penyusutan: Mencatat nilai penyusutan dari aset tetap perusahaan.
7. Akun Pendapatan: Mencatat pendapatan yang dihasilkan oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa.
8. Diskon Penjualan: Mencatat potongan harga atau diskon yang diberikan pada pelanggan atas pembelian barang atau jasa.
9. Harga Pokok Penjualan: Mencatat biaya produksi atau pembelian barang yang dijual oleh perusahaan.
10. Beban-biaya: Mencatat pengeluaran atau biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam menjalankan usahanya.
11. Gaji: Mencatat pengeluaran gaji karyawan perusahaan.
12. Asuransi: Mencatat pengeluaran asuransi yang dibayar oleh perusahaan.
13. Bunga: Mencatat bunga yang diterima atau dibayar oleh perusahaan.

Simak Juga  Sistem Cod J&t Untuk Penjual

Apakah ada lagi hal lain yang bisa saya bantu?

Pelajari tutorial lebih lanjut dalam 100 Nama Akun Dalam Akuntansi untuk mengasah kreativitas anda. Dapatkan tentang 100 Nama Akun Dalam Akuntansi yang saat ini populer di dunia digital. Tentang blog yang ingin kamu buat, berikut adalah 100 nama akun dalam akuntansi dan penjelasannya Temukan cara cara untuk mengasah kreativitas Anda dan melahirkan suatu karya yang menginspirasi di tempat ini.

Lihat video 100 Nama Akun Dalam Akuntansi berikut ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *