Tarif Penyusutan Metode Garis Lurus

Tentang Tarif Penyusutan Metode Garis Lurus, metode ini adalah sistem perhitungan depresiasi aktiva tetap berwujud dengan tarif penyusutan yang seragam selama periode masa manfaat aset hingga mencapai nilai residu (nilai sisa). Ini merupakan metode penyusutan paling umum dan digunakan oleh banyak perusahaan, termasuk kebanyakan perusahaan di Indonesia.

Langkah-langkah cara menghitung biaya penyusutan aset dengan metode garis lurus adalah sebagai berikut:
1. Kurangi nilai pembelian aset dengan nilai sisa. Dalam hal ini, 100 juta – 10 juta = 90 juta. Ini merupakan akumulasi penyusutan selama masa manfaat aset.
2. Total biaya penyusutan dibagi dengan periode manfaat aset. Dalam hal inti, 90 juta / 5 tahun = 18 juta.
3. Setelah itu, ditemukan beban penyusutan tahunan sebesar 18 juta selama 5 tahun.

Tarif penyusutan metode garis lurus adalah sistem perhitungan depresiasi aktiva tetap berwujud dengan tarif penyusutan yang seragam selama periode masa manfaat aset hingga mencapai nilai residu (nilai sisa). Ini merupakan metode penyusutan paling umum dan digunakan oleh banyak perusahaan, termasuk kebanyakan perusahaan di Indonesia .

Langkah-langkah cara menghitung biaya penyusutan aset dengan metode garis lurus adalah sebagai berikut:
1. Kurangi nilai pembelian aset dengan nilai sisa. Dalam hal ini, 100 juta – 10 juta = 90 juta. Ini merupakan akumulasi penyusutan selama masa manfaat aset.
2. Total biaya penyusutan dibagi dengan periode manfaat aset. Dalam hal inti, 90 juta / 5 tahun = 18 juta.
3. Setelah itu, ditemukan beban penyusutan tahunan sebesar 18 juta selama 5 tahun.

Video tentang Tarif Penyusutan Metode Garis Lurus

Simak Juga  Contoh Surat Undangan Rapat Musyawarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *