Cara Mengisi Kartu Stok Barang

Tentang Cara Mengisi Kartu Stok Barang, berikut adalah informasi yang saya temukan dari :

Kartu stok barang atau bin card merupakan kartu berisikan pergerakan masuk dan keluarnya suatu barang dalam sebuah usaha. Di dalamnya terdapat banyak aktivitas seperti penerimaan stok, penerbitan stok, sampai dengan kuantitas stok barang. Dengan memakai kartu stok barang, aktivitas perhitungan akuntansi bisnis akan lebih mudah serta bisa terhindar dari risiko kekeliruan perhitungan.

Berikut adalah cara mengisi kartu stok barang:
1. Nama barang dalam stok.
2. Tanggal dan jumlah yang dipesan.
3. Tanggal penerimaan barang.
4. Jumlah yang diterima.
5. Lot-nomor.
6. Tanggal kadaluarsa.
7. Tanggal bahan ditempatkan dalam pelayanan.
8. Jumlah barang yang digunakan.

Semoga informasi ini membantu Anda !
Kartu stok barang adalah laporan untuk seluruh aktivitas dan pergerakan stok yang dibuat oleh penanggung jawab stok, sehingga jumlah stok pada laporan dan jumlah stok fisik yang ada di gudang harus memiliki jumlah yang sama. Jika jumlahnya tidak sama, maka audit internal dan manajemen memiliki hak untuk melakukan penyelidikan terhadap permasalahan yang ada. Kartu stok yang benar harus berisikan beberapa rincian berikut: Nama barang dalam stok. Tanggal dan jumlah yang dipesan. Tanggal penerimaan barang. Jumlah yang diterima. Lot-nomor. Tanggal kadaluarsa. Tanggal bahan ditempatkan dalam pelayanan .

Untuk cara mengisi kartu stok barang, kamu perlu membuat kartu stok sesuai dengan tempat barang, misalnya berdasarkan abjad nama atau menempatkan stok lama di depan dan stok baru di belakang. Ini diperlukan agar sistem menjadi lebih tertib, sehingga memudahkan proses pencarian nantinya.

Video tentang Cara Mengisi Kartu Stok Barang

Simak Juga  Susu Penambah Berat Badan Untuk Penderita Diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *